kukanbercerita

januari kelabu

Posted by: ndhon on: Januari 23, 2009

saya sedang demam tinggi…
help me…!
semoga bukan DB
oh ya semalam saya nguntil pal eh nguntal pil anti demam biar pagi harinya saya kuat sehat lagi.. eh ternyata bener.. pal eh.. pil yang saya untal itu mujarab berkhasiat menurunkan demam ini.

Bapak dan Ibu membatalkan untuk mengakhiri bulan ini ke Surabaya bersama saya. “lain kali aja Le..?” begitu kata beliau di ujung telepon.
: (

saya rindu keponakan di Surabaya, kabarnya RHEO juga kena demam…sedangkan DESI …?? baik2 saja…
hmmm…januari kelabu.. penuh dengan hujan sehari-hari, liburan kacau balau gara-gara influenza, demam, masup angin, dan gerah polo….

lengkap sudah penderitaanku!

kembali….

Posted by: ndhon on: Januari 12, 2009

minggu lalu saya ‘come back’ to home sweet home… saya kembali ke kampung halaman, desa yang sedikit lebih ramai ketimbang kota kecamatan. Disana, sebagian dari ‘batih’, keluarga saya masih ada…ada Bulik, Mbah Putri, sepupu-sepupu, keponakan, dan saudara jauh lainnya yang setengah hitungan jari. Minggu lalu pula, saya kembali membuka masa lalu, masa kecil saya. Saya tidak sengaja bertemu dengan emban saya, ‘emban adalah seperti ‘baby sitter kalau sekarang. Beliau lama sekali tidak berjumpa dengan saya, seingat sayapun terakhir kali kami bertemu pada saat SMA dulu pada saat saya minta diurut karena ketedhun. Beliau masih saja bercerita tentang masa kecil saya, Aduuhh.. Mbah.. Mbah…?namanya saya tidak tau, yang pasti saya sering memanggilnya Mbah Bayan (karena dahulu almarhum suaminya adalah kepala dusun/bayan di dusun tempat saya tinggal) tubuhnya penuh dengan keriput, saya terka usianya sudah lebih dari 60 tahun, namun tenaganya masih sanggup mengurut para penghuni kampung yang entah kesleo, capek atau hanya sekedar pengin dingkuk’-ngkuk’. Di tempat lain, sepupu saya seorang ibu rumah tangga muda mempunyai anak 6 tahun umurnya, selalu bercerita tentang kenakalan saya pada masa kecil dulu, saya sering mengganggunya pada saat dia sholat. hehehe… sering berebut sarapan yang ditinggalakan Almarhumah Eyang Putri saya setelah belau pergi ke pasar. Hmmmm dari ‘tangan ajaibnya’ keluarga kami sering kangen dengan teh jahe spesialnya.. sungguh tak ada duanya sepupuku yang satu ini. Masih ada lagi Budhe ku yang masih setia dengan ‘karak’nya.. yang kadangkala minta saya untuk ditemani nonton sepakbola d tivi (sampai-sampai malah tivi yang nonton kami..!).. hehehe memang aneh Budheku ini, hobinya nonton ball-ballan.

skrin suitnya nyusul ya..???

Tag:

jalan-jalan ke magelang

Posted by: ndhon on: Desember 1, 2008

anyaraaaa1

kebego’an berlanjut, petualangan saya weekend ini adalah ke Magelang…

kali ini saya bersama navigator tengik’ dari negeri Si Pitung.
saya menumpaki/menunggangi motor legenda keluarga saya, belalang tempur, Shogun keluaran 2003 yang baru saja turun mesin.

perjalanan dimulai hari Sabtu lalu, tepat pukul sepuluh kali ini perjalanan menuju jogja adalah pertama kalinya bagi ‘belalang tempur’ saya…

SOLO-JOGJA-MAGELANG mulus tanpa ada halangan atau trouble enggine dari belalang tempur saya itu.

saya tiba di magelang Sabtu Sore…dan langsung terkapar kelaparan dan sempat mengosek! tahu kupat khas magelang…’mak Nyoss!!!

Di magelang, kedatangan saya langsung disambut sexy dancer (kebetulan diajak Mbak Dhona nonton event di SKYLIFT PLAZA magelang) hehehehehe. cukup membangkitkan libido..ups!!!

petualangan konyol berlanjut hingga malam hari kami berdua terkapar, kelelahan, kekenyangan di rumahe Mbak Do.

pagi sekali, saya dan soulmate saya terbangun tepat pukul sembilan (masih pagi khan)…

petualangan berlanjut dengan jalan-jalan keliling 7 pusing di kota magelang yang asik itu, sekilas deskripsi saya….

di kota ini banyak sekali gedung tua, kotanya rapi, bersih, dan dingin, mirip-mirip kota Pakde saya, Malang.
dingin dan sepi itulah yang membuat saya selalu rindu untuk berkunjung selalu ke Magelang.

OK. setelah pusing jalan-jalan, saya lantas mampir ke pada seekor Eblis di UNIVERSITAS MODIAR.. UPS UNIVERSITAS TIDAR MAGELANG, eeee.. malah sambutan yang diberikan lebih dahsyat, sambutannya adalah CONGYANG TIGA RASA …huuuwweekk!!!!. saya sampe’ ngelu dan puyeng dibuatnya, nantikan saja pembalasan saya di Solo nanti hahahahaha!!!!

akhirnya setelah berhasil menyelinap melarikan diri dari UNIVERSITAS MODIAR tersebut, saya lantas menyepi, tidur-tiduran di sebuah gedung tua daerah Bottom, katanya gedung ityu merupakan gedung tempat Pangeran Diponegoro berunding sebelum akhirnya dijebak oleh kompeni.wuuiihh!! adem dan pemandangannya ..??? wuizzz ok bgt!!

tentang minuman laknat itu…

Posted by: ndhon on: November 27, 2008

apa jadinya jika ABSOLUTE + JACK’ D’ + RAMUAN LAKNAT PAK RT dicampur jadi satu, dikelilingi lantas diputar (ada gitarnya juga) ?

graphic12

“blank brain” syndrome

Posted by: ndhon on: Oktober 31, 2008

-akhir-akhir ini kondisi otak dan tubuh sedang tidak stereo,(bukan karena kamu Lho..? ;) )akhir-akhir ini banyak ketemu orang yang menyebalkan, banyak begadang untuk alasan yang tidak jelas, banyak minum,…ahh terlalu banyak alasan tampaknya-

-entah, untuk sementara saya kehilangan imajinasi kata untuk dirangkai menjadi bait-bait cerita tentang kemarin dan sekarang-
-saya harap situasi ini tidak terlalu lama,hingga saya bisa kembali bercerita tentang-ini itu, kita,kamu, dia, mereka bahkan dunia…-

Tag: , ,

tentang lebaran ini

Posted by: ndhon on: September 28, 2008

ya..! sebentar lagi lebaran ndhon..?
begitu dalam hati saya sepagi tadi berkata…
selepas sahur “yang hanya berdua” dengan seekor Eblis, saya lantas terlelap. Bangun pagi itu, saya dihadiahi oleh bau kentut dari Eblis yang besok senen sudah lepas landas menuju Jakarta, tanah kelahirannya. Saya..? yup masih sendiri, semua keluarga saya, BApak-Ibu Kama, Mbakyu serta seluruh keponakan saya, tahun ini tidak bisa berlebaran bersama… Postingan kali ini lebih tepatnya adalah epilog kurang sempurna dalam sejarah lebaran saya, biar.. biar itu jadi milik saya…selanjutnya bagaimana dengan lebaran Anda semua..? adakah yang saat inisudah berada dirumah..?bersama keluarga…? hmmm selamat menikamati dan akhir kata saya ucapkan..

selamat idul fitri mohon maaf lahir dan batin…

Tag:

Njagong

Posted by: ndhon on: September 8, 2008

Foto ini adalah foto lama, foto njagong saya untuk kesekian kalinya. Yang berbahagia saat itu adalah MAs Andreas dan Mbak Lilis, banyak cerita yang mengiringi perjalanan kami menuju tempat resepsi di Semarang sana. Saat itu badan saya masih kurus…saya jongkok ada di bawah, hehehehe pose yang mirip para pemain bal-balan ini diambil oleh MAs Adit, yang sekarang badannya sudah seperti paman Gembul. OK sekarang saya sebutkan Line up foto dibawah ini…

Berdiri Kiri-Kanan : Mas Latif , Mas Wira,Mas Topik, Mas Dwi, Mas Andre,Mbak Lilis,Mbak Choik, Mbak Shanah,Mbak Dwi,Mbak Dhoe,Mas Aryo’ Buluk.

Jongkok Kiri-Kanan : Saya, Mas Kholis…

hmmm….semua (kecuali Mas Aryo’) plus juru kamera (mas Adit ) adalah keluarga Besar Garba Wira Bhuana Mahasiswa Pecinta Alam UNS.

hihihihi….jadi inget cerita-cerita ‘mBolang’ dulu….kapan2 tak critain ..OK…

Identi(tas)

Posted by: ndhon on: Juli 29, 2008

Kemana saya pergi, saya selalu membawa TAS (ransel) saya sebagai teman perjalanan, bukan hanya sebagai teman, bagi saya TAS adalah identitas…

Biasanya untuk one day trip.. (cieee) segala pernik ntuk survive di jalan termuat dalam TAS ini, botol mineral, handuk, alat mandi hingga jaket raincoat bisa aja masuk…

bahkan untuk perjalanan lebih panjang TAS ransel jadi semacam rumah berjalan bagi saya…mulai dari sleeping bag yang ultralight, kamera sampe.. CD ada di dalamnya…

suatu hari pernah saya lupa membawa tas, kala itu memang sayanggak jauh-jauh amat, saya hanya pergi ke sebuah toko perkakas di ’sar Gedhe membelikan pesanan Kamas saya

otomatis karena hanya sak’nyu’an alias sebentar saja, saya hanya membawa dompet dan hape…

Alhasil…baru dateng saya sudah disambut dengan …”Nyari apa Pak..?”..

Huasyeng…! Setan..! kenapa saya dipanggil Pak…??

Apakah muka yang (memang) ‘bermutu’ ini..? atau hanya tebakan ‘Anda’ saja…?

Ah persetan dengan itu semua…!

yang pasti saya merasa belum pantas disapa dengan panggilan terhormat itu,

Bukannya pledoi saya kalau saya lebih sering dipanggil “MAs” ketika saya bepergian dengan ransel setia saya,

sepertinya Identitas itu adalah tas saya… hehehehe

Kawan setia…Burjo

Posted by: ndhon on: Juni 28, 2008

Siapa yang menurut Anda semua (para penghuni kampus) paling setia ?. paling setia menemani kesendirian Anda…?. Saya tidak bermaksud bercerita tentang cerita konyol kisah romantis cinta. Saya akan bercerita mengenai sebuah tempat yang sangat setia menemani kesendirian saya. Terinspirasi dari tulisan Mas Zam ? kira-kira ada yang pernah ke BurJo..?? Ya BurJo (Bubur Kacang Ijo) sebutan yang sangat familiar bagi sebagian mahasiswa di Solo-dan Jogja.

Yang unik dari Burjo ini adalah hidangannya, walaupun lebih familiar dengan Burjo, namun tidak melulu menghidangkan bubur kacang ijo beserta keturunannya…ada juga hidangan lain yang cukup menghangatkan perut di dinginnya malam. Bubur Ayam, Mie Rebus, atau sekedar gorengan…ada disini.

burjo

mie rebus

yang lebih unuk lagi, mungkin ini satu-satunya warung makan di kampus UNs yang bukak hampir sepanjang tahun. Ya..! serius. pengalaman saya hanya pada saat H-7 & H+7 sebelum dan sesudah lebaran warung ini resmi tutup, selebihnya…selama sepanjang tahun 24 jam sehari, warung ini selalu setia menjadi Pemadam kesendirian da kelaparan tentunya…

Depapepe…

Posted by: ndhon on: Juni 24, 2008

DEPAPEPE-START (PV)

Sumpah.. musiknya enak banget, beraliran j-pop aliran musik jepang yang cukup familiar di Indonesia, grup ini (terdiri dari 2 musisi Takuya Miura & Yoshinari Takuoka ) memainkan musik-musik yang menurut saya easy listening.

Duet asal jepang ini memainkan instrument-instrumen accoustic yang cukup ajaib. Ajaib karena berdasarkan hasil searching di situs ini beberapa penampilan mereka cukup sederhana, namun dengan kesederhanaan tersebut , DEPAPEPE berhasil menyuguhkan komposisi gitar akustik yang cukup Ajaib...

cover album of depapepe

Depapepe duets

Saya sendiri, nggak selektif dalam milih-milih musik, ada beberapa temen saya yang idealis menyatakan dirinya seekor punker, rocker bahkan rasta…tapi nggak melulu (berdasarkan pengalaman) mereka-mereka ngedengerin aliran kebanggannya itu…kadang denger dangdutpun, minimal jempol bisa ikut goyang…hahaha

Ok, semua…nikmati hasil bajakan saya diatas…karena musik adalah universal…